Metode yang digunakan dalam proses pemurnian air ini sendiri tidak hanya satu saja melainkan beberapa, yakni misalnya filtrasi atau penyaringan menggunakan pemurnian air secara filtrasiĀ khusus, sedimentasi (mengurangi tingkat kekeruhan air dengan menggunakan alat – alat terkait), dan juga distilasi alias penyulingan, yang biasanya dilakukan dengan merebus air dan uapnya dipadatkan sebelum akhirnya ditempatkan dalam satu wadah. Semua metode diatas merupakan metode fisik, alias cara yang benar – benar langsung berhubungan dengan wujud fisik air itu sendiri, baik dari warna, bau, rasa, juga tingkat kejernihan.
Selanjutnya untuk memurnikan air dengan menggunakan proses biologis, ada yang namanya dengan metode saringan atau filter pasir lamban dan juga karbon aktif biologis dimana kedua proses ini sedikit lebih sulit untuk dilakukan dan juga agak langka terdengar ditelinga, kecuali jika memang anda berkecimpung dibidang ini layaknya Profil Tank yang senantiasa menjawab kebutuhan konsumen dewasa ini akan air bersih untuk berbagai keperluan. Saringan diatas tadi juga bukan sebuah jurus di film anime Naruto, namun sebuah proses membuang elemen – elemen yang tidak diperlukan diair dan dapat cara melihat kontaminasi dalam air.
Lalu ada juga proses pemurnian air secara kimia, yakni flokulasi dan juga klorinasi dan terakhir adalah melalui radiasi elektromagnetik dengan menggunakan sinar ultraviolet. Sebelumnya pernah dikatakan bahwa air yang terpapar sinar ultraviolet (UV) akan mencemari air tersebut dan tidak bisa dikonsumsi namun hal tersebut hanya berlaku pada pemaparan yang berlebihan. Sebagai contoh, jika air anda kotor maka paparan sinar UV akan membuatnya bersih, dan proses ini juga berlaku untuk kondisi sebaliknya. Air didalam hargaĀ tangki air Profil Tank sendiri diproses menjadi bersih dan lapisan luarnya menangkal cahaya jelek ini.