Fungsi dari tangki air tentunya menyimpan air bersih untuk keperluan rumah tangga sehari-hari, dan pastinya air yang disimpan haruslah dalam kualitas terbaik. Perawatan tangki air haruslah menjadi prioritas jika konsumen ingin mendapatkan hasil penyimpanan air maksimal. Tangki air yang diletakan diatap rumah ataupun menampung air dari sumber air yang kurang jernih memerlukan perhatian dan perawatan lebih dari pemiliknya sehingga bisa juga dijadikan air minum yang bersih.
Untuk tangki air yang menyimpan air kurang jernih, pengurasan air sebaiknya dilakukan secara rutin, contohnya saja pengurasan air dalam tangki minimal 3 bulan sekali. Hal ini dimaksudkan agar tidak terjadi pengendapan pasir dan lumut di dalam tangki air. Sedangkan untuk tangki air yang diletakkan diatas rumah atau atap, alangkah baiknya jika tangki air diberi atap pelindung dalam upaya mencegah tangki terpapar terlalu banyak sinar matahari dan ultraviolet, untuk memperlambat tumbuhnya lumut dalam tangki air.
Tangki air yang sudah berusia 10 tahun akan mulai rapuh, maka untuk memperpanjang masa penggunaan tangki, pemilik tangki air dapat menggunakan cat besi atau cat kayu berwarna gelap sebagai pelapis tangki air. Bukan hanya merk dan harga tangki air yang dapat memastikan umur penggunaan tangki air tapi juga perawatan maksimal dapat memperpanjang usia pemakaian tangki air.
Berikut
Setelah membahas mengenai sejarah penggunaan air daur ulang di Amerika Serikat, sekarang kita akan beranjak ke berbagai regulasi, peraturan, serta ketentuan yang harus diikuti dalam menggunakan air daur ulang ini. Menurut beberapa organisasi internasional, ada beberapa peraturan yang telah dirilis. Pertama oleh badan kesehatan dunia alias World Health Organization atau WHO, mereka telah mengeluarkan petunjuk penggunaan air limbah sisa pemakaian yang aman di tahun dua ribu enam (2006) kemarin dan organisasi yang bernaung dibawah PBB ini tentu tahu betul akan kesehatan manusia.
Terkadang air daur ulang sendiri memiliki kandungan beberapa nutrisi tertentu yang lebih tinggi dibandingkan air biasa, seperti misalnya nitrogen, fosforus, dan juga oksigen. Kesemua zat ini sendiri mampu sedikit banyak membantu menyuburkan kebun maupun sawah serta lahan pertanian lainnya apabila terkandung didalam air yang digunakan oleh pengolah lahan ketika proses penyiraman atau irigasi berlangsung. Hal ini sendiri disebabkan proses – proses yang telah dilalui dalam pendauran ulang tersebut, jadi tunggu apa lagi ayo segera

